ARTIKEL LAYANAN

Perkembangan Bahasa dan Bicara
Dalam melaksanaakan identifikasi gangguan komunikasi, terlebih dahulu kita harus mengetahui tahap perkembangan bahasa dan bicara. Adapun dalam tahap perkembangan bahasa terdapat pembentukan unsure bahasa, pembendaharaan bahasa dan penggunaan bahasa. Kemudian dalam perkembangan bicara terdapat 5 tahap yaitu vokalisasi refleksif (reflect  vocalization), Babling, Lalling, Ekolalia, Bicara benar. Untuk lebih jelasnya mari kita bahas satu persatu di bawah ini:
 
Perkembangan bahasa
Perkembangan bahasa yaitu kemampuan untuk memperoleh symbol-simbol baik verbal maupun non verbal dari konsep yang dipergunakan oleh lingkungannya. Dalam perkembangan bahasa dapat dibedakan menjadi tiga yaitu pembentukan unsure bahasa, pembendaharaan bahasa dan penggunaan bahasa
  1. Pembentukan unsur-unsur bahasa
    Pada tahap ini anak mulai mempelajari bunyi bahasa dalam suatu pengertian tertentu. Tahap ini berlangsung pada usia 1-1,6 tahun.
  2. Perkembangan Pengertian dan Pembendaharaan Bahasa
    Pada tahap ini anak mulai memperhatikan kejadian yang berada di sekitarnya. Dari hasil pengamatan yang dilakukan, anak akan membentuk suatu konsep yang nantinya menjadi sebuah pembendaharaan bahasa. Semakin banyak hal yang diamati, maka akan semakin banyak pula pembendaharaan bahasa yang ditangkap oleh anak.
  3. Penggunaan Bahasa
    Memasuki usia 3 tahun, anak mulai menguasai bahasanya. Pembendaharaan bahasa yang sudah dimiliki anak akan mulai dipergunakan dalam berkomunikasi.
     
     
     
Perkembangan Bicara Perkembangan bicara adalah perkembangan kemampuan verbal behavior sebagai salah satu cirri kehidupan. Adapun perkembangan bicara dibagi menjadi 5 tahap yaitu:
 
  1. Vokalisasi Refleksif (usia 1-2 minggu)
    Pada usia ini, bayi mulai mampu mengeluarkan bunyi yang bersifat refleks seperti menangis. Pada minggu ketiga, tangis dan bunyi yang dikeluarkan akan mulai memberikan perbedaan seperti menangis karena lapar, menangis karena sakit dan lain-lain.
  2. Babbling (usia 2-3 bulan)
    Pada tahap ini mulai muncul bunyi dengkuran, bunyi seperti berkumur dan bunyi yang lain. Bunyi tersebut belum membentuk vokal dan konsonan yang jelas.
  3. Lalling (usia 5-7 bulan)
    Anak mulai mampu mengamati bunyi, baik bunyi yang ia hasilkan sendiri maupun yang ia dengar dari lingkungan sekitar. Pengulangan bunyi bicara sudah mulaai membentuk vokal dan konsonan yang lebih teratur.
  4. Ekolalia (usia 9-10 bulan)
    Pada tahap ini anak mulai menirukan bunyi yang didengar dari lingkungannya. Sudah mulai banyak bunyi yang diproduksi meskipun masih terdapat kesalahan artikulasi yang diucapkan.
  5. Bicara benar (usia 1-1,6 tahun)
    pada tahap ini sudah mulai mampu mempergunakan pola bicara yang terdapat di lingkungan. Mungkin masih berupa suku kata, namun ucapan tersebut sudah mewakili sebuah pengertian.

     

Demikianlah tahap perkembangan bahasa dan bicara yang dilalui oleh anak. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca 

 

Posting : 10 Jan 2017 13:05 pm

Kunjungi kami


Jl. Sentolo - Nanggulan, Bantar Kulon, Banguncipto, Sentolo, Kulon Progo, Yogyakarta

(utara Rumah Sakit Nyi Ageng serang Kulon Progo)

+62 856-4372-0050
pusatlayananautisdiy@gmail.com
Ikuti Kami :